Tuesday, 8 April 2014

Mengenal Pompa Angguk (Sucker Rod Pump)


Gambar diatas menunjukkan bagian-bagian pompa angguk atau Sucker Rod Pump (SRP) 

Kali ini kita akan berkenalan dengan pompa angguk atau bahasa kerennya sucker rod pump (SRP).
Kenapa disebut pompa angguk? karena kerjanya yang mengangguk-angguk naik turun.
Pompa angguk sudah banyak digunakan di AS sejak perang dunia II sebagai alat pengangkat cairan.

Di dunia migas, pompa ini merupakan salah satu alat yang dipakai untuk menaikkan minyak bumi dari dalam sumur ke permukaan tanah. Metode pompa ini dipakai untuk sumur-sumur yang sudah "loyo", maksudnya sumur yang sudah tidak memiliki tekanan yang cukup untuk menaikkan atau mengalirkan minyak bumi sampai ke permukaan.

Prinsip kerja SRP ini adalah mengubah gerak putar pada prime mover menjadi gerak naik turun, sehingga menyebabkan pompa bisa bekerja menaikkan minyak bumi dari dalam sumur ke atas permukaan.

Nah, di postingan ini kita akan melihat bagian-bagian apa saja yang menyusun sebuah pompa angguk.

Langsung saja lebih jelas bisa anda lihat pada gambar yang ada di postingan ini.
Saya akan jabarkan sedikit fungsi dari beberapa komponen tersebut :

Prime Mover
Merupakan penggerak utama untuk menggerakkan pumping unit

Gear Reducer
Fungsinya adalah meneruskan dari prime mover dengan menurunkan kecepatan putarnya sehingga sesuai untuk kondisi pemompaan.

Crank Arm
Lobang dari crank menjadi tempat kedudukan pitman yang selanjutnya akan mengkonversi putaran menjadi gerak lurus.

Pitman
Merupakan penghubung antara crank arm dengan walking beam. Sambungan pitman pada lobang crank juga berfungsi sebagai pengatur panjang langkah pompa.

Walking Beam.
Bagian ini memiliki tugas mengungkit pompa, menggerakkannnya keatas dan kebawah kurang lebih 45 derajat atau 1/8 lingkaran.

Horse head
memiliki bentuk 1/8 lingkarannya dan memiliki komponen lainnya yaitu bridle dan carrier bar.

Stuffing Box
Sebagai pengaman agar saat polish rod bergerak naik, minyak tidak ikut naik dan keluar (menyembur), sehingga aliran dapat diarahkan ke flow line melalui tee.

Polished Rod.
merupakan stang penghubung anatar pumping unit yang dipermukaan tanah dengan rangkaian pompa yang berada didalam sumur.

Counter weight.

Thursday, 25 April 2013

Bagian-bagian Pompa Sentrifugal

Bagian-bagian pompa sentrifugal secara umum adalah :

Stuffing Box
Packing
Shaft
Shaft sleeve
Vane
Casing
Eye of Impeller
Casing wear ring
Impeller
Discharge Nozzle

Friday, 17 August 2012

Macam-macam Pompa

Ada macam-macam jenis pompa yang kita temui. Kalau kita mau membagi jenis-jenis pompa ini ada banyak, disini kita coba buat klasifikasi macam-macam pompa air. Macam-macam pompa air terbagi atas dua kategori besar yaitu Pompa tekanan dinamis (dynamic pressure pumps) dan pompa positif displacement (positive displacement pumps).

Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat bagan macam-macam pompa dibawah ini :

macam-macam pompa
Macam-macam pompa air (klik gambar untuk melihat lebih jelas)

Nah yang sering kita temui dirumah semacam pompa sanyo atau shimizu itu masuk kategori mana?
Itu masuk kategori pompa tekanan dinamis. Yaitu pompa sentrifugal, pompa tersebut memanfaatkan gaya sentrifugal untuk melempar air yang masuk kedalam rumah pompa keluar melalui pipa suction. Didalam pompa tersebut terdapat bagian yang disebut impeller. Bagian itulah yang bekerja menendang / melempar air didalam pompa sentrifugal. Untuk pembahasannya kita bahas nanti lebih lanjut mengenai pompa-pompa tersebut.

Pengertian Pompa | Memahami dasar-dasar Pompa


pompa sentrifugal, pengertian pompa
Pompa sentrifugal

Pompa banyak kita temui dimana-mana. Hampir setiap rumah yang memiliki sumur timba memiliki pompa,
sebut saja pompa sanyo, atau pompa shimizu. Tetapi tahukah kamu pengertian pompa?
apa perbedaannya dengan kompresor?

Secara gampang kompresor dan pompa bisa dibedakan dari fluida yang dialirkannya. Jika yang mengalir dari alat itu adalah fluida cair seperti air itu disebut pompa. Tetapi yang yang mengalir adalah fluida kompresible seperti udara itu disebut dengan kompresor. Simple sekali sebenarnya dan pengetahuan diatas bisa kita pakai sebagai dasar memahami pengertian pompa.

Untuk memahami pengertian pompa sangat gampang sekali. Dirumah yang memiliki sumur, air tidak bisa naik keatas kalau tidak kita timba, karena perbedaan posisi air yang ada dibawah dan bak yang akan kita isi berada diatas. Air memiliki sifat mengalir kebawah karena pengaruh gravitasi. Jadi air yang didalam sumur tak bisa naik keatas tanpa bantuan alat. Nah disinilah pompa berperan. Pompa berfungsi menaikkan air yang ada di bawah sampai keatas. Untuk menaikkan atau mengalirkan air tersebut pompa membutuhkan energi. Dirumah energi yang tersedia adalah energi listrik. maka pompa sanyo atau shimizu yang ada dirumah memiliki penggerak motor listrik.

Jadi dari prinsip kerjanya diatas dapat kita tarik pengertian pompa yaitu : Alat yang berfungsi mengalirkan fluida cair (air, minyak dan sebagainya) dari head rendah (posisi rendah) ke head tinggi (posisi yang lebih tinggi).

Tetapi ada kasus lain, misalnya ada sebuah tanki berisi air yang berada diatas tanah, kemudian kita mau menginject air tersebut kedalam sumur. dibawah tanah, ternyata sumur tersebut bertekanan karena kelihatan ada air yang menyembur dari lubangnya. Kira-kira bisa tidak kita mengalirkan air dari tangki ke dalam sumur tersebut, tanpa bantuan alat?
Jawabannya tida bisa, karena tekanan dalam sumur tersebut melebihi tekanan tangki yang ada dipermukaan tanah. Jadi sekali lagi kita membutuhkan pompa untuk mengalirkan air tersebut.

Nah dari sini bisa kita tarik lagi pengertian pompa : yaitu alat yang digunakan untuk mengalirkan fluida cair (air ,minyak dsb) dari tempat bertekanan rendah ke tempat bertekanan tinggi.

Jadi sebenarnya pengetian pompa tak terlalu rumit-rumit amat kok, cukup pahami prinsipnya saja, maka kita akan paham dengan cepat apa itu pompa.